Pada awal mulanya Tebing Breksi ini adalah bukan merupakan sebuah tempat tujuan wisata, melainkan sebuah tempat tambang batu kapur yang digunakan untuk bahan bangunan. Nah, semenjak pada tahun 2014 lalu aktivitas tersebut diberhentikan oleh pemerintah setempat karena dinyatakan sebagai sebuah tempat yang dilindungi. Kemudian sejak saat itu warga masyarakat sekitar kehilangan untuk mata pencahariannya, kemudian masyarakat sekitar tidak mengeluh melainkan membuat sebuah sesuatu yang sangat berbeda dan berharga seperti membuat pahatan wayang, gambar naga dan sebagainya.

Berangakat dari sana ahirnya masyarakat memiliki mata pencaharian baru dengan cara menjadikan tebing breksi ini menjadi sebuah tempat wisata yang sangat indah yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk berfoto yang sangat menarik. Selain melihat bagian tebing-tebingnya apabila pengunjung mecoba untuk menaiki tangga tersebut hingga pada puncaknya maka para pengunjung dapat melihat pemandangan gunung yang sangat indah, kemudian dapat melihat candi Boko, candi Prambanan dan sebagainya.

Banyak para pengunjung yang datang ke tebing breksi ini bukan hanya pada pagi hari saja melainkan ada juga yang datang pada sore hari dan malam hari. Pada waktu pagi hari biasanya dipuncak tebing breksi ini dijadikan sebagai panorama dikala saat sang surya mulai bersinar, kemudian untuk waktu sore hari biasanya dijadikan sebagai momentum untuk melihat sunset yang sangat indah dan untuk waktu malam hari yaitu untuk melihat keindahan pada tebing-tebing breksi yang dihiasi oleh kerlap kerlipnya lampu yang sangat indah sambil menikmati keindahan kota Yogyakarta pada waktu malam hari dar jarak kejauhan.

Bagaimana sangat menarik bukan untuk disaksikan oleh Anda? jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan berbagai keindahan yang terdapat pada tebing breksi ini yaitu mulai dari pagi hari hingga malam harinya, dijamin pasti nyaman, asyik dan akan ketagihan untuk mengunjunginya kembali!