Salah satu kawasan yang dikenal sebagai sebuah kawasan yang sangat bersejarah adalah kawasan Kalasan dan Prambanan, karena di kedua kawasan ini terdapat situs-situs budaya serta banyak candi dan bahkan tahun demi tahun kini telah berbenah sehingga kawasan ini menjadai sebuah kawasan wiasata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Candi bersejarah yang terdapat di kawasan ini selain candi Prambanan yaitu ada candi Plaosan, candi Plaosan ini terdapat di daerah Kalasan yang sangat terkenal dengan cerita cintanya yang sangat menyentuh serta mengajarkan sebuah arti perbedaan.

Sejarah Singkat Candi Plaosan

Candi Plaosan ini dibangun oleh Rakai Pikatan, yang merupakan Raja dari Dinasti Syailendra yang ditujukan bangunan tersebut untuk sang istri yang bernama Pramodyawardani. Hal yang menjadi unikdari keduanya adalah bahwa Pramodyawardani dan Rakai Pikatan ini ternyata berasal dari dinasti yang berbeda, Pramodyawardani berasal dari Dinasti Sanjaya dan Rakai Pikatan berasal dari Dinasty Syailendra, termasuk untuk agamanya pun juga masing-masing berbeda, Pramodyawardani menganut agama Budha sedangkan Rakai Pikatan menganut pada agama Hindu. Hal inilah yang menjadaikan Candi Plaosan ini memiliki nilai filosofi tersendiri yang terbilang sangat menyentuh hati dan menjadikan sebuah simbol arti dari kekuatan cinta bahwa cinta itu dapat menyatukan berbagai perbedan dan dengan adanya candi Plaosan ini juga menjadikan sebuah simbol antar umat beragama terjalin toleransi dengan sangat baik.

Bangunan utama dari candi Plaosan ini terbagi menajdi dua bangunan, yaitu ada Candi Plaosan Lor dan juga ada Candi Plaosan Kidul. Candi Plaosan dikenal dengan sebutan Candi Kembar karena bangunan dari kedua candi tersebut ini memiliki bentuk yang sama. Ukiran relief yang teradapat pada kedua candi tersebut mengisahkan tentang cerita cinta yang terjalin baik antara  Pramodyawardani dengan Rakai Pikatan. Konon katanya relief yang terdapat di sebelah utara (Lor) yaitu mengisahkan tentang kekaguman sang Rakai Pikatan kepada sang istri yaitu Pramodyawardani sedangkan untuk relief yang terdapat di sebelah kidul mengisahkan tentang bentuk kekaguman dari sang istri Pramodyawardani kepada sang suami yaitu Rakai Pikatan. Dengan alasan itulah kenapa candi Plaosan ini mendpatkan sebuah julukan sebagai simbol kasih cinta yang begitu sangat sempurna.

Aktivitas yang dapat dilakukan di candi Plaosan ini yaitu menyaksikan sunset dan sunrise, kontemplasi, hunting foto berlari-lari di area sekitar candi dan bisa bersepeda santai. Bagaimana penasaran dan sangat menarik bukan untuk Anda kunjungi?